Unai Emery: Granit Xhaka Bisa Mencontoh Hector Bellerin
Manajer Arsenal, Unai Emery, menginginkan Granit Xhaka belajar dari pengalaman Hector Bellerin yang hubungannya juga dengan fans sempat tidak harmonis.
Sebelumnya, Xhaka marah besar akibat mendapat ejekan dari suporter saat Arsenal ditahan imbang Crystal Palace 2-2 pada pekan ke-10 Liga Primer Inggris, akhir Oktober lalu.
Xhaka merespons cemoohan itu secara berlebihan. Ia meletakkan tangan di kuping seolah menantang fan dan mengeluarkan kata-kata kasar.
Sampai ke tepi lapangan, emosi Xhaka semakin meluap dengan langsung membuka jersey dan berjalan menuju ke ruang ganti.
Setelah momen tersebut, ban kapten Xhaka dicopot. Pemain asal Swiss itu juga belum diturunkan lagi di semua ajang.
“Jika kami dapat terhubung dengan pendukung kami, kami dapat menunjukkan kualitas yang baik di kandang sendiri. Secara individual, kami akan melakukan yang lebih baik,” ucap Emery, Kamis (21/11).
“Dalam situasi ini, lebih baik melakukannya dengan dia [Xhaka] di lapangan. Tapi, untuk Bagi saya, hal yang paling penting adalah meningkatkan kinerja secara kolektif dan kemudian membantu individu untuk merasa lebih baik dan efisien ketika mereka bermain.”
“Ini tidak hanya dengan Xhaka. Dia mengatakan kepada saya pagi ini bahwa dia sangat yakin untuk membantu tim, setiap latihan.”
“Kami di sini, misalnya, dengan Hector Bellerin. Dia mengatakan kepada saya dua pekan lalu bahwa dia sempat dicemooh suporter jika tidak sedang dalam performa terbaik. Dari situ timbul hasrat ingin hengkang.”
“Kami memiliki beberapa pemain lain di mana situasi ini telah terjadi, tapi mereka mampu kembali ke performa terbaik. Saya ingin Xhaka melakukan hal yang sama.”
Terdekat, Arsenal akan melawan Southampton pada pekan ke-13 di Stadion Emirates, Sabtu (23/11).